Friday, March 13, 2009

Untukmu...Selamanya...

Kutawarkan segenap ragaku untuk hidupmu
Untuk kau diami demi temukan akhirmu
Kutawarkan seluruh jalan nadiku untuk darahmu
Agar kaualiri dengan cinta serta harapan-harapan

Ragaku bukan suatu kemewahan
Hanya kesetiaan dan pengharapan akan tujuan
Kesetiaan akan harapan
Pengharapan akan kebahagiaan dan cinta

Rupaku bukanlah ketampanan
Dambaan insan pemuja kebendaan
Hanya siratan keyakinan dan keikhlasan
Untuk berikan keteduhan bagi hatimu
Yang inginkan tempat bernaung

Nadiku bukanlah kenyamanan
Hanya ketentraman bagi hati yang selalu mencari
Akan keterpautan cahaya antara dua insan
Yang saling mengisi dan melengkapi
Sampai akhirnya nanti

Dan....
Ketika kau ambil ragaku
Kuberikan juga jiwaku
Yang akan selalu berada disisimu
Ketika senyum itu mengembang
Dan ketika air mata itu berlinang


Ketika......
Kau ambil rupaku
Kucurahkan seluruh inderaku bagimu
Tuk pastikan bahwa kau peroleh semua perhatian yang kau butuhkan
Penglihatanku untuk melihat kebahagiaan dimatamu
Pendengaranku untuk mendengar seluruh keluhmu
Kulitku untuk rasakan apa yang kau rasakan
Untuk aku ada disini untukmu

Serta....
Ketika kau ambil nadiku
Kuserahkan pula jantungku
Untuk beriring dengan detakmu
Memberi kehangatan dan semangat
Agar senyum itu tiada pupus dari wajahmu

Memang…
Tak bisa kuberikan apa yang tak kupunya
Hanya semua yang kumiliki adalah untukmu
Hingga satu saja yang bisa kuberikan
Diriku sepenuhnya....
Bagimu...

Untuk aku selalu disini untukmu.....
Selamanya……. Lanjut membaca “Untukmu...Selamanya...”  »»

Sang samudera

Ayunan ombak serta ayun tinggi deras samudera
Bimbangkan arah pikiran yang tadinya pasti
Hempasan angin selatan untuk meniupnya ke barat
Limbungkan perasaan yang semula kokoh

Aliran gelombang menghantam dari kiri dan kanan
Seakan memberi titah untuk menyerah
Pada keadaan yang semakin suram ditelan awan gelap pertanda badai
Yang diperjelas dengan tanda gulungan kelabu diatas ubun-ubun
Menegaskan sabda paduka untuk segera merengkuh pulang
Kembali ke buritan dan menggulung layar yang semula terkembang
Kempiskan kebanggan yang semula membongkah

Namun demi jiwamu yang yang ingin menggelora bahari
Kokohkan tangan itu pada kemudi untuk arahkan halumu
Tegaskan jejakan itu pada geladak untuk menopang sandaranmu
Karena tiada kata kembali bagi jiwa petualang
Lebih bermartabat untuk karam dalam mengarung ke labuhan tujuan
Daripada selamat karena berbalik arah terbirit kembali pangkuan semula
Tiada kata beringsut bagi pejuang adalah bala untuk mundur
Hanya terus maju demi selangkah pun hanya sepetak
Karena tiada badai tak berujung
Pun gerusan ombak yang terus-menerus


Akan tiba masa dimana badai mereda
Awan kembali menyapa dengan halus putihnya
Sang mentari kembali tersenyum menyampaikan sampiran selendang cahayanya
Merata ke permukaan samudera
Pendarkan mutiara cahaya berkilat-kilat sepanjang naik turun gelombangnya
Menyambut sang pejuang yang tak mau putus akan asa
Terus melaju diatas gelombang ke akhir arah tujuannya. Lanjut membaca “Sang samudera”  »»

Cinta adalah sebuah misteri kehidupan

Cinta adalah sebuah misteri kehidupan
Tak seorangpun bisa menerka walau dengan segenap daya upaya serta tenaga
Bila cinta tak ingin ditemukan maka misteri itu akan bersembunyi di lautan terdalam didasar samudera
Namun ketika Ia ingin menghampirimu, maka dengan segera ia akan menguakkan tabir penghalangnya untuk dapat kau lihat kemolekannya
Agar bisa kau hiasi hidupmu dengan bias-bias pias keindahannya

Cinta adalah permainan Sang Maha Waktu
Ia membiarkanmu mencarinya diseluruh waktumu
Untuk kau temukan dengan segera di paruh awal pencarianmu, maka engkaulah yang beruntung menghabiskan seluruh hidupmu dengan penemuan cintamu
Untuk kau temukan setelah kau habiskan sebesar dari waktumu, maka engkaulah yang beruntung menemukan cinta diatas segala upayamu
Atau untuk kemudian cinta membuatmu menunggu, maka engkaulah yang beruntung karena cinta sejati sedang menunggumu
Serpihan apapun dalam cintamu,itulah hal terbaik yang melintas dalam alurmu

Cinta seperti halnya kedua saudaranya Kelahiran dan Kematian
Adalah misteri Sang Maha Empunya Kehidupan
Ia bisa mengetuk pintumu kapan saja, dimana saja
Dengan bentuknya yang tak teramalkan
Tertinggal pada hatimu untuk mampu menggapai keindahannya atau menelantarkannya terserak di ujung peninggalan

Namun cinta dalam semua wujudnya adalah sumber kehidupan
Pencarian untuknya melahirkan harapan
Pengharapan atasnya melahirkan kehidupan
Kehidupan berdasarnya adalah kedamaian
Kedamaian karenanya adalah keabadian
Keabadian oleh cinta adalah jejak alam di setiap waktunya
Yang tertinggal di sudut-sudut peradaban
Untuk dapat kita renungkan, pikirkan dan temukan Lanjut membaca “Cinta adalah sebuah misteri kehidupan”  »»