Kutawarkan segenap ragaku untuk hidupmu
Untuk kau diami demi temukan akhirmu
Kutawarkan seluruh jalan nadiku untuk darahmu
Agar kaualiri dengan cinta serta harapan-harapan
Ragaku bukan suatu kemewahan
Hanya kesetiaan dan pengharapan akan tujuan
Kesetiaan akan harapan
Pengharapan akan kebahagiaan dan cinta
Rupaku bukanlah ketampanan
Dambaan insan pemuja kebendaan
Hanya siratan keyakinan dan keikhlasan
Untuk berikan keteduhan bagi hatimu
Yang inginkan tempat bernaung
Nadiku bukanlah kenyamanan
Hanya ketentraman bagi hati yang selalu mencari
Akan keterpautan cahaya antara dua insan
Yang saling mengisi dan melengkapi
Sampai akhirnya nanti
Dan....
Ketika kau ambil ragaku
Kuberikan juga jiwaku
Yang akan selalu berada disisimu
Ketika senyum itu mengembang
Dan ketika air mata itu berlinang
Ketika......
Kau ambil rupaku
Kucurahkan seluruh inderaku bagimu
Tuk pastikan bahwa kau peroleh semua perhatian yang kau butuhkan
Penglihatanku untuk melihat kebahagiaan dimatamu
Pendengaranku untuk mendengar seluruh keluhmu
Kulitku untuk rasakan apa yang kau rasakan
Untuk aku ada disini untukmu
Serta....
Ketika kau ambil nadiku
Kuserahkan pula jantungku
Untuk beriring dengan detakmu
Memberi kehangatan dan semangat
Agar senyum itu tiada pupus dari wajahmu
Memang…
Tak bisa kuberikan apa yang tak kupunya
Hanya semua yang kumiliki adalah untukmu
Hingga satu saja yang bisa kuberikan
Diriku sepenuhnya....
Bagimu...
Untuk aku selalu disini untukmu.....
Selamanya…….
Friday, March 13, 2009
Untukmu...Selamanya...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
.jpg)
1 comment:
So Sweet.....
I liked your poem, very touching.
Post a Comment